Thursday, October 16, 2008

..Indahnya Pernikahan Islam..




Menurut Muhammad Fauzil Adhim , pakar pernikahan dan parenting, hubungan suami dan istri dalam islam bukan berlandasan kepada kewajiban ( misalnya, bakti istri pada suami ). Tapi apapun yang dilakukan suami atau istri terhadap pasangannya adalah dalam rangka ketaatan kepada Allah s w t .


Dengan kata lain , intinya adalah hubungan yang lebih tulus semata mata karena Allah dan bukan karena sesuatu yang bisa dibeli dengan uang ( tidak bersifat transaksional ). Misalnya , kalau kita bisa melakukan yang lebih baik kepada pasangan kita, kenapa tidak. Karena orientasinya adalah mencari ridho Allah atau mengharapkan pahala dari Allah. Dan bukan mengharapkan balasan yang lebih baik dari pasangan kita. Jika kemudian ia ternyata membalas kebaikan kita dengan yang lebih baik lagi, maka itu merupakan sunnatullah.


Menurut Fauzil ( mantan dosen psikologi UII jogyakarta ), yang membuat pernikahan bahagia adalah karena orientasi pernikahan yang kuat. Semakin kuat orientasinya, semakin besar peluang pernikahan itu bertahan lama dan bahagia .Sebaliknya, pernikahan yang dilandasi oleh harapan harapan akan menimbulkan masalah dan mendatangkan kekecewaan. Misalnya seorang laki laki yang menikahi perempuam berjilbab yang juga seorang muslim aktivis, kata Fauzil .Ketika ia hendak shalat tahajjud , ternyata istrinya sulit dibangunkan. Kalau pernikahannya dilandasi harapan, maka ia akan kecewa karena tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Namun kalau pernikahannya berangkat dari orientasi ketaatan kepada Allah , semua itu
indah sajaMenurut Fauzil,

Ketaatan kepada Allah tidak harus mengabaikan hak hak yang bersifat fisik . Misalnya, kecantikan, pakaian dan sebagainya perlu diperhatikan sebagai bahagian dari bentuk ketaatan kepada Allah. Sebaliknya, suami berpenampilan rapi, mengenakan pakaian bagus, dan memakai parfum yang disukai oleh istri.


Akhirnya, keindahan dan kebahagian pernikahan akan tercapai bila pola hubungan suami istri itu seimbang, tegas Fauzil. Suami tahu akan hak istri, dan istri tahu akan hak suami. Masing masing juga tahu dan sadar akan kewajibannya sebagai suami atau istri. Dengan kata lain, sebuah pernikahan yang bahagia adalah jika suami berorientasi memenuhi hak istri dan melaksanakan kewajibannya sebagai suami. Dan sebaliknya. Insya Allah..


Amiin :)


resume yg lain dari biasanya..


============================================
Read More..

KITA = ORANG KETIGA??
















Situasi nggak wajar

Awalnya, sih, kita sempat kaget dan berusaha mengonfirmasi hal itu pada pacar. Berhubung si dia menanggapi santai, maka kita pun cuek. Tapi ternyata belakangan malah muncul ‘teror’ dari orang yang sama dan makin mengganggu. Meski bingung, kata-kata si dia ternyata ampuh menenangkan kita dan kita pun memilih percaya sepenuhnya pada pacar.


Sayang, itu nggak berlangsung selamanya. Saat kita lagi jalan bareng si dia, tiba-tiba seorang cewek melabrak kita dan… si dia cuma minta maaf pada cewek itu—bukan ke kita!


Jangan pasrah!

Oke, akhirnya kita tahu bahwa si dia punya hubungan dengan cewek lain jauh sebelum bertemu kita. Perasaan sakit hati, malu, marah, dan kecewa pastinya membekas dalam diri kita.
Tapi kita harus segera membersihkan nama baik dan mengembalikan harga diri kita di mata ‘cewek resmi’ si dia. Jangan hanya nrimo atau pasrah setelah kita dimaki-maki. Nggak ada salahnya bertemu bertiga dengan si dia dan cewek tadi untuk menjelaskan bahwa kita pun menjadi korban dalam hal ini.


Keputusan besar!!

Ketika si dia memilih melanjutkan hubungan dengan pacar lamanya, kita harus berlapang dada. Masih untung kita mengetahui masalah ini sekarang sebelum hubungan kita dengan si dia makin serius—kebayang, dong, kalau sudah menikah dan baru tahu? Mendingan jadikan pengalaman berharga yang bikin kita lebih berhati-hati. Kalau si dia memutuskan kembali bersama kita setelah mengakhiri hubungan dengan ‘pacar resminya’? Jangan senang dulu! Siapa tahu justru si dia yang diputuskan oleh si cewek sehingga buru-buru minta balik ke kita supaya nggak kehilangan kita juga. Hellooo... memangnya kita ‘ban serep’!




:)




===============================

Read More..

..the comments,,